Tampilkan postingan dengan label Banjarbaru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Banjarbaru. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Desember 2011

oh....Banjarbaru

Banjarbaru Banjir

Hujan kali ini sangat deras hingga mengakibatkan sungai kemuning tak mampu menampung air yang sangat banyak, tak ayal lagi rumah rumah penduduk yang ada di pinggiran sungai kemuning pun harus rela menerima luapan air dadakan ini.
Baru beberap jam saja hujan lebat ini melanda kota banjarbaru, di sepanjang perjalanan pulang dari martapura, melalui jalan A. Yani Sungai Pering, jalan Rahayu, Panglima Batur, Jl Pinus arah Smada dan terakhir jalan kemuning menuju arah di mana aku tinggal,



di sepanjang jalan yang ku lalui air melimpah di jalan jalan karena saluran tak dapat menampungnya hingga air kemana mana mencari dataran yang rendah, hingga menggenang. Akibatnya para pengendara roda dua atau pengemudi mobil harus extra hati hati menjalankan kendaraannya, jika tidak ingin nyebur ke dalam got atau kubangan air hujan kali ini.

Seperti pengendara yang satu ini.


Genangan air terus melimpah ke jalan jalan yang agak rendah, sementara got atau saluran tak mampu lagi menampungnya? Itulah yang terlihat saat melintasi jalan jalan yang kusebutkan diatas, entah lah dengan jalan jalan lain yang tentunya lebih parah dari yang aku lihat?
Saat melintas di jembatan kemuning pun, olala….air begitu derasnya menghambur, karena kiriman dari berbagai saluran dan lainnya.
Itu baru setengah jam lho?
Hujan kembali datang mengguyur kembali, Kali ini sangat deras terdengar dari suara atap rumah…hingga mengakibatkan kebocoran sana sini.

Aku tak bisa bayangkan lagi, bagaimana dengan rumah rumah penduduk yang berada di pinggiran sungai kemuning saat ini, pasti lebih parah?
Tanpa komando ku coba on line lewat hape kecilku, ohhhhh…..Banjarbaru ku! Astaghfirullah!

Di status Fb Banjarbaru Lensa ( puluhan sampai ratusan rumah di Guntung Lua dan Kemuning terendam Banjir/ …..masih berlangsung). Begitu laporannya.

Menurut salah satu sumber, hujan kali ini adalah yang terbesar dalam kurun waktu lima tahun terakhir.
Sementara dari status sdr.Mansup mengatakan( rain coat and dogs. A. Yani Km.13 arah Banjarmasin ada pohon tumbang menutup separo jalan, hati hati jangan nyetir sambil On line)

Kemuning Banjir

Oh….Banjarbaru…kau kini.

Senin, 09 Maret 2009

Dalam kesendirian


Senin kemarin ibu berangkat dari rumah bersama adik menuju bandara samsuddin noor Banjarbaru dengan tujuan Kota Jakarta sebagai tempat transite, kemudian melanjutkan ke Kota Medan terus menempuh perjalanan lagi lewat darat sekitar duabelas jam baru nyampe ke Kota Padang Sidempuan.
Begitu melelahkan memang, namun alhamdulillah mereka berdua sampai dengan selamat.
Hari kehari begitu sepi rasanya… kadang aku pindah pindah tempat kala malam hari untuk mendiami rumah yang biasa dihuni ibu, hmmm….hening, sunyi, sepi dan lain sebagainya bercampur aduk jadi satu, membuatku bosan berdiam diri dalam rumah, mungkin kesunyian jiwa atau apalah kata artis Titiek sandora dalam lagunya yang terkenal itu..hehehe…sehingga kadang aku harus meninggalkan tempat ibu untuk melepaskan kesunyian itu ke tempat teman, agar rasa sunyi itu tidak terlalu terasa.
Sabtu pagi kemarin kakak juga berangkat kesana menyusul mereka berdua guna menghadiri acara resepsi perkawinan adikku yang jatuh pada hari senin tanggal sembilan Maret 2009 yang bertepatan dengan Maulid Nabi Saw. Juga bertepatan dengan hari….? Ahh…malas menyebutkannya. Biar jadi tanda Tanya aja ya.
Aku juga tak menyangka kalau adikku itu dapat jodoh orang sana, hehehe…yang namanya jodoh siapa tahu kan? Biar orang manapun tak masalah.
Syukurlah waktu kesunyian itu tertutupi oleh permintaan teman, yakni meng-kanibal printer mereka yang sudah tidak bisa dipakai lagi. Dan alhamdulillah ada tiga buah printer berbeda yang sudah bisa dibereskan dan bisa digunakan kembali seperti semula.
Sebenarnya masih banyak yang lain, namun itu hanya untuk mengisi kekosongan dan kesunyian dirumah.
Dan untuk adikku “ Selamat menempuh hidup baru, semoga tuntung pandang ruhui rahayu”. Jaga ibu baik baik ya!