Kamis, 04 Februari 2016

DBC Biker's Menuju Barabai - Halong

17 orang berangkat pakai roda dua satu diantaranya seorang perempuan yang suka touring meramaikan perjalanan ini.


start awal di mulai dari Kantor Diklat Banjarbaru menuju Martapura terus melalui Binuang memasuki kota Rantau sebagian terpisah melalui jalan tembus yg lain. menuju Kandangan. rombongan terpisah lagi hingga kami yang lebih dulu menanti di simpang 3 Pandawan.

setelah semua terkumpul barulah menuju Desa Mahang Putat. tempat salah seorang anggota.

 istirahat sebentar untuk kemudian menuju Halong. dalam perjalanan itu hujan terus Mengguyur peserta hingga salah seorang warga kampung ikut nebeng sekalian pulang ke Halong. sekalian sebagai penunjuk jalan.

sesampainya di Halong semua rembuk bersama karena tujuan masih jauh. dan memutuskan untuk kembali, karena cuaca dan waktu yang tak memungkinkan setelah diberitau warga setempat.

 akhirnya pulang kemudian di daerah Paringin Selfie dulu sambil Makan Pentol.

Selanjutnya Menuju Masjid.


kembali ke Mahang Putat Barabai dan nginap disana.

susana santai malam itu dimanfaatkan sebagian peserta untuk istirahat dan santai.
 pagi itu persiapan berangkat pulang menuju Banjarbaru.


istirahat sejenak di warung kopi sambil bercengkerama kemudian dilanjutkan kembali menyusur jalan.



di daerah Astambul istirahat sejenak sambil ngejus kemudian pamitan sebagai tanda berakhirnya petualangan.



Berpisah untuk sementara. lain waktu kemungkinan akan menuju Daerah Lain? sampai jumpa.

Sabtu, 31 Januari 2015

DBC Diklat Bikers Community Banjarbaru

Aku tidak terlalu tahu tentang DBC Diklat Bikers Community Banjarbaru ini, namun aku mau saja bergabung dengan mereka.
tiga januari 2015 Rombongan DBC Diklat Bikers Community Banjarbaru berangkat menuju Kota Palangkaraya.
Aku ikut Rombongan sekalian menjenguk keponakan yang ada di palangkaraya, kebetulan sudah lama juga tidak berjumpa dengannya.
perjalanan dimulai dari Kantor Diklat 1 Banjarbaru menuju Jalan A.Yani kemudian melewati Jl.RO.Ulin -Trikora -Liang Anggang- A.Yani- Jl.Tembus Arah Sambang Lihum- Handil Bhakti- Anjir- Hingga Kapuas. istirahat sejenak di dekat Bundaran Kapuas.

Kemudian perjalanan dilanjutkan. sampai di daerah Jabiren Istirahat.
namun tiba tiba hujan mengguyur sangat deras...rombongan siap siap berangkat dengan masing masing memakai jas hujan.
saatku melepas celana panjangku dan siap berangkat hujan kembali reda, akupun memasang celana panjangku lagi kemudian mengejar rombongan yang sudah lebih dahulu berangkat.
sampai akhirnya sebagian rombongan mengisi bahan bakar di pinggiran, akupun turut serta.
perjalanan terus berlanjut hingga mencapai Tumbang Nusa istirahat sebentar beli Pentol yang sedang parkir di Jembatan Tumbang Nusa.
perjalanan rombongan DBC Diklat Bikers Community Banjarbaru terus melaju hingga akhirnya sampai di Kota Palangkara dan Berhenti di tempat Tujuan.
Kemudian Rombongan DBC Diklat Bikers Community Banjarbaru disambut Tuan Rumah dengan Gembira.

makan bersama setelah menempuh perjalanan jauh yang melelahkan. kemudian masing masing istirahat.
saudaraku menelpon anaknya kemudian datang menemui kami dan memberitakan bahwa salah satu kerabat kami yang ada di Palangkaraya berada di Rumah sakit Muhammadiyyah, kami bertiga pun minta ijin ketua rombongan untuk besuk ke rumah sakit.
setelah dari Rumah sakit kami bergabung dengan Rombongan DBC Diklat Bikers Community Banjarbaru, kemudian malam itu di ajak makan bersama di Kampung Lauk.

selesai.
Rombongan DBC Diklat Bikers Community Banjarbaru kembali ke Markas setelah menyusur jalan jalan Kota Palangkaraya.

pagi hari Rombongan DBC Diklat Bikers Community Banjarbaru kembali menyusur jalan jalan Kota Palangkaraya sambil berbagi Kasih.




Kemudian Mampir di MAD ( majelis Adat Dayak ).


Aku Menyempatkan diri untuk photo photo juga.

setelah menunggu teman yang punya keperluan di UNPAR datang barulah Rombongan DBC Diklat Bikers Community Banjarbaru berangkat Pulang.
di jembatan Tumbang Nusa istirahat sbentar.

Hujan Kembali Mengguyur Rombongan DBC Diklat Bikers Community Banjarbaru, berteduh sebentar kemudian lanjut. dan istirahat sebelum Kota Kapuas. selanjutnya berangkat lagi menyusur kota Kapuas dan istirahat di warung makan.
 Sambil Merencanakan agenda perjalanan selanjutnya.
 berapa biaya perjalanan per orang .
 disepakati Rp. 25.000 perbulan
kembali melanjutkan perjalanan kemudian mampir di pinggiran jalan beli buah buahan.




Rame rame makan Durian, manggis dan Rambutan.
perjalanan pulang terus berlanjut hingga sampai di Tugu Pancasila Km 17 Rombongan  DBC Diklat Bikers Community Banjarbaru istirahat sebentar dalam rangka perpisahan rombongan untuk menuju rumah masing masing.



diiringi dengan jabat tangan sebagai tanda perpisahan sesama Rombongan DBC Diklat Bikers Community Banjarbaru.
semoga selalu terjaga dan terjalin tali silaturrahmi yang baik.
sampai jumpa di perjalanan berikutnya.






Minggu, 19 Oktober 2014

Mengingatmu di Sepanjang Perjalananku



Pulang jum’atan berdering telpon.
“hello”
“lajui berangkat”
Setumat lagi nah”
“ih ayuja, ku hadangi lah!
Aku segera mengambil barang bawaan seadanya, langsung tancap gas, karena dari pesan yang ku dapat rombongan sudah siap melakukan perjalanan panjang ( perkiraan 5-6 jam ).
Aku menumpang dibelakang. Laju kendaraan pun di pacu untuk mengejar rombongan, hingga bertemu rombongan di depan kantor Diklat 1.

 Iring iringan pun berlanjut menyusuri jalan panglima batur ke arah pertigaan ambil arah ke jalan A yani menuju Bundaran simpang empat ambil ke arah kanan menuju jalan Mistar cokrokusomo cempaka menuju arah pleihari.
Lima belas buah roda dua beriring iringan ( 3 buah berboncengan ) menyusuri jalan yang berliku liku. Insiden pertama hanyalah kempes ban salah satu rombongan( menanti +- satu jam ). Perjalanan di lanjutkan!
Insiden kedua, terjadi persenggolan salah satu rombongan yang berboncengan dengan mobil double cabin karena hilangnya keseimbangan di tikungan tajam di depan gerbang dusun Anting, menyebabkan mereka terjungkal kemudian di tabrak salah satu rombongan di belakangnya, untungnya tidak ada korban jiwa, perdamaian pun di lakukan karena mengingat perjalanan masih panjang. Lanjut.
 

Makan bareng di wong solo karena di tunggu salah seorang panitia pelaksana, selanjutnya rombongan di kawal menyusur gelapnya malam dan melalui lebatnya hutan sawit hingga ketempat tujuan.
 
 
 
Peserta pun dibagi menjadi empat bagian untuk menempati masing masing kamar di MP Resort.
 

Aku berempat menempati kamar paling belakang. Masing masing dari mereka sudah mandi setelah perjalanan jauh, aku masih menyempatkan diri minum kopi selagi mereka masih mandi.
Masing masing dari mereka sudah terlelap, aku masih masih nonton televisi yang ada di kamar itu, hingga aku terlelap juga dan bangun pagi paling akhir di antara mereka.
 
Setelah mandi aku menyempatkan diri untuk melihat beberapa lokasi yang sejuk dan indah di pandang mata hingga menerawang jauh ke arah pantai dan photo photo sebentar.
Kemudian bergabung di bibir pantai bersama sebagian rombongan yang telah dulu jeprat jepret.setelah itu sarapan pagi bersama yang telah di sediakan panitia hotel kemudian meeting sebentar untuk melanjutkan aktivitas yakni menuju ke laut dalam rangka menyelam melihat terumbu karang.
 
Dua buah perahu kecil berangkat membawa rombongan, sedang perahu perahu lain banyak juga menuju tempat yang sama.
 
 


Indahnya didasar laut memang sungguh menakjubkan, tapi sayang aku tak bisa berlama lama karena aku tak biasa memakai kacamata yang tersedia, bahkan sering kemasukan air, hingga terasa perih mata ini, kucoba lagi dan ku coba lagi, akhirnya berhasil juga. Kulihat sebagian kawan kawan juga melakukan hal yang sama. Asik memang.

 

Setelah sekian lama, akhirnya kami kembali lebih dulu ke pantai kemudian di suguhi nasi kuning.
Istirahat sebentar setelah mandi menunggu instruksi dari kepala rombongan.
Jam 12 rombongan meninggalkan MP Resort.

 
Perjalanan pulang menuju banjarbaru, isi bensin bersama di pom sekalian istirahat dan lanjut kembali.
Terjadi kempis ban salah satu rombongan, istirahat lagi sambil menunggu selesai. Kemudian lanjut.

Istirahat bersama untuk menentukan dimana harus istirahat, lanjut hingga berhenti di pingiran jalan dimana ada warung khusus jualan ikan dan krupuk sambil istirahat, lanjut hingga perjalanan mencapai bentok disana ada warung mie ayam subur group, setelah makan bersama kemudian perjalanan ditutup dengan saling jabat tangan sekaligus berpisah satu sama lain.
 

Ba’da maghrib aku baru nyampe di rumah.
Nah yang menjadi masalah dalam perjalanan ini bagiku bukanlah suatu perjalanan panjang dan melelahkan ini, namun sebuah bayangan dari orang yang selalu ku rindukan hadir setiap saat dimana saja aku berada.sehingga mulut dan hati ini selalu memanggil namamu, mendo’akan dirimu agar  selalu dalam lindungan yang maha kuasa.
Makanya kutulis kalimat ini “ Mengingatmu di sepanjang perjalananku”.
Hujan hanya sebentar melanda kotaku memberikan sebuah kesegaran nafas kota, walau aku didalam rumah tanpa baju dilanda keringat yang sangat banyak. Saat kutuliskan cerita ini.
Banjarbaru, 19 oktober 2014